![]() |
| Wendi Memberi Pelatihan. Photo by Petrus K |
By : Petrus Kanisius*)
Untuk meningkatkan kapasitas pengerajin tradisional dari
beberapa desa di Kayong utara, Yayasan Palung mengadakan pelatihan Community
Organizer (CO) bagi kelompok pengrajin tradisional dari Hasil Hutan Bukan Kayu
(HHBK) di Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu 6-7
juli 2013 lalu.
Peserta adalah para pengrajin tradisional yang tergabung
dalam kelompok-kelompok pengrajin binaan
Yayasan Palung yang berasal dari Desa Sejahtera, Desa Pangkalan Buton, Desa
Harapan Mulia di Kecamatan Sukadana dan dari Desa Batu Barat dan Kecamatan
Simpang Hilir. Masing-masing kelompok mengirimkan wakilnya masing-masing 5 orang, dengan jumlah total
peserta 20 orang.
Kegiatan ini disambut baik oleh perangkat desa di empat desa
dampingan Yayasan Palung, hal ini terlihat dari antusias dengan kehadiran
Kepala Dusun dan perangkat Pemerintah Desa yang turut hadir dalam acara
tersebut.
Menurut livelihood
coordinator program Yayasan Palung, F. Wendi Tamariska, kegiatan
ini diselenggarakan dengan tujuan agar anggota-anggota kelompok pengrajin HHBK bisa
memahami dan menjalankan tugas serta prinsip-prinsip organizer. Peserta diharapkan mampu membangun dan menjalankan
tujuan kelompok.
Wendi juga bertindak sebagai pelatih bagi para CO. di kantor Bentangor, Yayasan Palung, yang
terletak di Desa Pampang Harapan. Kegiatan CO bagi pengrajin berjalan sesuai
dengan harapan dan berjalan sesuai dengan rencana juga mendapat sambutan baik
dari peserta pelatihan.
*) Penulis adalah
aktivis Yayasan Palung
